Rasulullah ﷺ adalah utusan Allah sebagai rahmat untuk seluruh alam. Rasulullah ﷺ diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Rasulullah ﷺ bukan hanya memberi perintah atau arahan, melainkan memberikan contoh langsung dalam perbuatan beliau yang sangat mulia. Kasih sayangnya kepada sesama, kepada fakir miskin, kepada umat muslim maupun yang belum beriman, semuanya nampak jelas dalam kesehariannya, sehingga ibunda Aisyah pun berkata bahwa Rasulullah ﷺ adalah Al Qur'an yang berjalan.
Apa Itu Hadis?
Seluruh ucapan Rasulullah ﷺ , perbuatan beliau serta taqrir beliau adalah panduan untuk umat dalam bermuamalah dan beribadah. Ucapan Rasulullah ﷺ , perbuatan beliau serta taqrir beliau kemudian disebut sebagai "hadis".
Hadis merupakan sumber hukum kedua setelah Al-Qur'an. Dengan membaca dan mempelajari hadis Nabi, kita dapat merasakan bagaimana berbicara dengan Nabi, bagaimana akhlak Nabi, dan pastinya lebih mengenal Nabi untuk kemudian tau bagaimana caranya untuk menjadi muslim dengan pribadi yang berakhlak mulia.
Dalam sebuah Hadis, Nabi menyampaikan larangan untuk menjauhi akhlak tercela, salah satunya adalah berprasangka buruk. Berikut redaksi hadisnya:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسوُلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ، فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيْثِ
“Dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Jauhi prasangka buruk, sesungguhnya prasangka buruk itu adalah ucapan yang paling dusta.’”
HR. Bukhari & Muslim
Dalam hadis diatas disebutkan salah satu akhlak yang tercela adalah buruk sangka. Berprasangka buruk dilarang oleh Rasulullah ﷺ karena merupakan ucapan yang paling dusta. Berprasangka buruk dapat membuat pandangan kita terhadap orang lain menjadi buruk pula, padahal yang kita sangkakan itu belum pasti kebenarannya. Prasangka buruk, meskipun ternyata benar adanya tetap tidak diperbolehkan.
Mari kita membiasakan diri untuk selalu berprasangka baik kepada siapapun.
Bedah Mufradat Hadis Pendek
Dari : عَنْ
Abu Hurairah : أَبِي هُرَيْرَةَ
Semoga Allah meridoinya : هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ
Ia telah berkata : قَالَ
Telah bersabda : قَالَ
Rasulullah ﷺ :
Jauhilah oleh kalian : إِيَّاكُمْ
buruk sangka : وَالظَّنَّ
Maka sesungguhnya : فَإِنَّ
buruk sangka : الظَّنَّ
Sebohong-bohongnya : أَكْذَبُ
ucapan/berita : الْحَدِيْثِ
Yuk belajar bahasa Arab dengan menghafal Hadis!
Kunjungi riq.qurota.com/riq1
Atau hubungi via whatsapp disini
